I Love Papua

papua

Dulu pada tahun 1969 namanya Irian Barat, tahun 1973 namanya Irian Jaya dan ditahun 2002 menjadi Papua. Pada tahun 80an saat saya tinggal disana kalau dibilang gak ada mall megah seperti di Jakarta emang bener. Dibilang gak sedamai jogja bener juga…tapi gak tahu kenapa saya jatuh cinta sama tanah papua. Seperti kata orang kalau kamu sudah jatuh cinta kamu tidak akan peduli apakah dia cantik, ganteng, kaya, pintar atau bahkan kebalikan, jelek, bodoh, miskin , kamu akan tetap cinta. Jadi saya juga tidak ingat apa alasan saya cinta Papua.

Bagi saya tanah Papua itu ngangeni, selalu menimbulkan perasaan ingin kembali kesana. Hutannya bervariasi, dari padang Savana, sampai Hutan hujan tropis yang lebat. Sungainya dari yang kecil hingga yang bisa di arungi oleh kapal yang lumayan besar. Hewannya dari burung cendrawasih yang indah sampai burung Kasuari yang kuat dan besar, dari kangkuru yang lucu sampai Buaya rawa yang buas. Saya terbiasa hidup dengan mereka, almarhum papa saya dulu sempat memelihara cendrawasih, buaya, Kasuari ( termasuk species burung onta ), kakak tua jambul putih, jambul kuning, kakak tua raja, burung nuri. Biasanya papa dapat dari anak buah yang pulang dari daerah tugas mereka.

Papua sekarang dibagi menjadi dua provinsi, Papua dengan ibu kotanya Jayapura dan Papua Barat dengan ibu kota Manokawari.

Hotel

Sudah banyak hotel di papua sekarang, range harganya dari yang bintang 2 dengan tariff Rp.250.000 ( contoh Swiss Bel Hotel Jayapura ) sampai hotel bintang tiga dengan tariff Rp. 650.00 per malam ( contoh Aston Jayapura ).

Transport

Jalur transportasi dari Jawa ke Papua bisa dengan pesawat atau Kapal laut. Saya sudah pernah mencoba keduanya. Dulu saya akan terbang dari Jakarta atau Surabaya ke Jayapura, kemudian dari jayapura menggunakan pesawat yang lebih kecil menuju Merauke keesokan harinya. Perjalanan yang melelahkan karena Surabaya-Jayapura 8 jam dengan transit di Makasar 1 jam. Besoknya kita berangkat dari Jayapura menuju Merauke sekitar 1.5 jam. Kalau menggunakan Kapal laut dulu Tatamailau ( sekarang sudah pension sepertinya ) kita berangkat dari Surabaya dan melakukan perjalanan selama 5 hari menuju Jayapura. Rute singgahnya di Manado selama sekitar 6 jam dan Ambon selama 5 jam. Kemudian mendarat di Pelabuhan Jayapura. Dari jayapura kita naik pesawat ke Merauke.

Di Papua saya pernah tinggal di dua kabupaten Jayapura dan Merauke. Di dua tempat tersebut angkutan umum yang biasa di Jawa atau Jakarta kita sebut Angkot di Papua kita sebut Taxi. Taxi ini kalau di jayapura ada jalurnya, dan warnanya sesuai jalur yang akan dilewati.  Kalau di Merauke karena saya tinggal di Merauke kota, sopir taxi biasanya sudah kenal kita jadi bisa diantar sampai depan rumah :p Ada juga taxi yang disewakan khusus, di jayapura biasanya mobil jenis Toyota Kijang ( kapsul atau inova ), tarifnya gak pakai argo tapi per tujuan dari mana sampai mana.

Wisata

Yang sedang booming sekarang adalah Raja Ampat letaknya di Papua barat tepatnya di manokawari. Saya belum pernah kesana tapi kabarnya alam bawah lautnya indah. Para scuba diver dari manca Negara sudah banyak yang mengakuinya. Penginapan di Raja Ampat mayoritas dimiliki oleh Bule, tapi saya yakin dengan maraknya turis ke Raja Ampat pemerintah Papua Barat pasti segera akan membangun hotel disana.

Kalau Papua saya rekomendasikan mengunjungi Taman Nasional wasur di Kabupaten Merauke, hutannya keren!!! Hutan hujan tropis, dengan bermacam vegetasi seperti akasia, cemara, Eucalyptus dan banyak lagi. Belum lagi Savananya yang luas kita bisa berjumpa dengan Kangguru dan Rusa liar disana. Rusa di Merauke yang coklat polos bukan yang bertotol putih seperti di kebun raya bogor. Kangguru pun bukan yang besar seperti di Australi tapi yang jenis kecil.  Di Wasur kita bisa menjumpai rumah semut yang tingginya bisa mencapai 3 meter. Selain hutan, di Merauke juga banyak pantai yang indah, hanya saja saat saya disana hanya Pantai Lampu satu yang saya kunjunngi.  Biasanya kita BBQ, latihan nyupir mobil, atau berkuda.  Di Merauke juga terdapat peternakan buaya yang cukup besar, yang hasil kulitnya digunakan untuk kerajinan dompet, tas, ikat pinggang atau gantungan kunci.

Di Jayapura ada Yos Sudarso Bay ( Teluk Yos Sudarso ) Pemandangan malam hari indah disini, atau kalau mau ke sentani ada danau Sentani dan Tugu Mac Arthur ( Jendral Mac Arthur adalah tentara America yang bermukim di Jayapura saat perang dunia ke-2 )

Pasti banyak lagi tempat indah yang bisa di explore di Papua dan Papua Barat, dan menunggu saya untuk datang mengunjunginya. Tapi kali ini mungkin tidak hanya bersama Mama dan adik saya, melainkan dengan Suami dan anak lelaki saya. Segera!!!!

Advertisements

About Nandha

No one responsible to makes you happy, but you. One of them is with traveling/ vacation. So..lets start your journey guys :)
This entry was posted in Papua and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s