Mata Uang Indonesia – IDR ( Indonesia Rupiah )

Dollar

Dollar

Tidak bisa dipungkiri mata uang Indonesia yang biasa disebut Rupiah sangat kaya akan angka nol 😛 Banyak tourist asing yang baru pertama kali ke Indonesia bingung saat ingin membelanjakan Rupiahnya, tak jarang mereka lebih suka menggunakan dollar.

Pada tahun 2012 saya bekerja di Hilton Nusa Dua ( sekarang Ayodya ) banyak tourist Jepang berkunjung saat itu, Bali Sedang booming oleh Jepang. Ada banyak cerita lucu tentang rupiah kita, pada suatu hari seorang nenek dari Jepang selesai massage dan berniat untuk memberikan tip. Dia membolak balik uang Rp. 1.000, antara mau ngasih tapi takut kebanyakan.  Kemudian dia bertanya, “ Uang segini cukup untuk tip? “ Staff saya dengan sopan menjawab “ Daijobu desu…cukup untuk beli krupuk “ Hehehehe… Ada cerita lain lagi, mbak-mbak Jepang datang dengan dandanan heboh, selesai treatment dia menyerahkan uang uang Rp. 200 dan dengan bangga berkata “ treatment kamu bagus sekali, ini tip nya “. Kebanyakan sih Jepang yang bingung sama mata uang kita, karena mereka datang banyak yang gak pakai guide atau agent. Kalau China atau Korea mereka sudah tahu biasa ngasih tip Rp. 10.000.

Kadang tamu bule pun kalau yang baru pertama ke Indonesia, lamaaaa….banget mikirnya, karena nol kita kadang bikin kaget. Tapi akhir-akhir ini di Bali sudah banyak restaurant, Spa atau hotel yang menerapkan / memasang harga dengan memangkas angka nol. Misalnya Rp. 550.000 menjadi Rp. 550k, Rp. 90.000 menjadi Rp.90k dan seterusnya. Lebih simple dan gak ngaggetin !!! 😀

Apakah ada cara yang bisa ditempuh oleh pemerintah untuk memangkas nol di rupiah kita? Karena sekarang susah juga untuk mencari pecahan Rp. 25, Rp. 50 bahkan dengar-dengar sekarang pun nyari barang harga Rp.500 atau Rp. 1.000 sudah gak ada. Lha terus fungsinya apa? Untuk pengembalianpun toko-toko pada curang, kalau ada kembalian Rp. 25-Rp.50-Rp.100 mereka lebih suka mengembalikannya dengan permen. Tapi kalau kita belanja pakai permen emang diterima? Haloooo??? Kalau gak niat ngasih kembalian mbok ya bikin harga juga jangan nanggung misalnya Rp. 10.050, sudah bikin saja Rp.15.000, paling gak ada yang beli 😀

Di Palau uang 1 cent aja laku, paling gak buat kembalian selalu ada dan bisa dipakai belanja. Walau harga semua mahal tapi boleh belanja pake cent-an, beli Kartu telepon isi ulang misalnya, harga biasanya USD 10, tapi ada yang jual USD 8.50 atau USD 8,75. Mereka pasti akan mengembalikan 50 cent atau 25 cent ke kita, konsisten kan.

Bagaimana mau cinta Rupiah kalau perbandingannya jauh sekali dengan USD, apalagi Euro and Pounsterling  Saat saya menulis ini, rupiah kita ada dikisaran USD 1 = Rp. 11.600. Karena saya sedang kerja di luar negeri dan di gaji dengan dollar…waaahhh seneng banget pas ngirim atau bawa pulang uang dollar kalau lagi tinggi. Tapi efeknya bagi kita yang tinggal di Indonesia, semua barang dan jasa jadi mahal. Jadi maunya saya sekarang ini gak papa dollarnya tinggi, nanti pas saya pulang rupiah kembali menguat..hahahaha. Maunyaaaa!!!

Advertisements

About Nandha

No one responsible to makes you happy, but you. One of them is with traveling/ vacation. So..lets start your journey guys :)
This entry was posted in Palau and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s