The Book

Saya suka membaca sejak Sekolah Dasar. Seharian pulang sekolah bisa gak kemana-mana hanya dikamar saja untuk membaca buku novel, komik, majalah bahkan kalau sudah kehabisan bahan bacaan saya akan membaca buku strategy militer milik papa 😀 Papa berlangganan Koran, jadi pagi-pagi Papa yang baca, siangnya pulang sekolah jadi bahan bacaan saya. Saya kenyang baca berita politik di Koran dan buku milik papa tentang ilmu politik dan militer dalam perannya di pemerintahan 😛

Awalnya Mama dan Papa saya senang krena anaknya suka membaca. Buku jendela dunia, sumber pengetahuan. Tapi lama-lama almarhum Papa complain karena kalau sudah membaca, saya bisa seharian gak keluar kamar, gak ingat makan, mandi dan malas diajak jalan. Saya tidak bersosialisasi, tidak bermain ke rumah teman seperti layaknya anak-anak SD lainnya. Teman saya juga segan main ke rumah mungkin lebih karena saya tidak pernah mengajak mereka untuk berkunjung.

Karena banyaknya buku yang saya baca, jadinya lelah maka kadang cara membaca saya salah, sambil tiduran atau tidak peduli membaca  dalam ruangan yang kurang cahaya. Akibatnya kelas 2 Sekolah Menengah pertama saya sudah minus 1.75. saya sayang dengan koleksi buku yang saya punya, tapi selalu tidak bisa menolak bila ada teman yang ingin pinjam. Saya pelupa dan teman sukanya pinjam tapi lupa mengembalikan…maka klop lah…banyak buku yang raib.

Terakhir saya menyesal setengah mati kehilangan buku Supernovanya Dee Lestari. Saya punya koleksinya lengkap dari Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh, Akar, Petir. Seharusnya saya tinggal melengkapi dengan membeli Partikel dan Gelombang. Sayangnya Trilogi Supernova saya raib entah kemana, siapa yang pinjam pun saya gak ingat lagi. Baiklah…relakan walaupun gondok setengah mati! Mulai sekarang saya akan memilih siapa yang boleh pinjam buku saya, kalaupun boleh akan saya catat namanya. Jadi kalau gak balik-balik yaaaa…maaf akan saya tagih. Kalau hilang ya…tolong diganti…berhubung belinya dengan uang, bukan dengan daun…!!

Sejak bayi saya membiasakan Justin untuk gemar membaca dengan cara membacakan dongeng. Sampai sekarang saat umurnya 5 tahun dia masih minta dibacakan dongeng atau kisah para rosul sebelum tidur. Saya berharap saat dia sudah mulai lancar membaca dia kan membaca ulang semua buku yang dulu kami bacakan untuknya. Dengan membaca buku yang tepat kita akan termotivasi untuk melakukan sesuatu, mengetahui budaya yang ada di seluruh dunia dan banyak lagi. Jadi kita tidak kuper, intelegensi kita terasah, pengetahuan kita luas, tidak seperti katak dalam tempurung.

By the way…siapa yang sebenarnya meminjam SUPERNOVA saya?

Advertisements

About Nandha

No one responsible to makes you happy, but you. One of them is with traveling/ vacation. So..lets start your journey guys :)
This entry was posted in Bali and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s