Coffee

DSC_0364

Saya sudah kenal kopi sejak SD, tepatnya kalau saya tidak salah sekitar kelas 3 SD. Berawal dari Almarhum papa yang suka “Ngopi dan Ngeteh “ dimana setiap hari pagi dan sore pasti ada Kopi atau teh satu gelas besar di meja ruang keluarga, yang akan dinikmati sambil baca koran, nonton TV atau sambil dengerin suara burung berkicau kesayangannya. Karena digeletakin gitu aja di meja, tentunya saya bisa curi-curi minum, awalnya kopi dan teh sedikit-sedikit, tapi entah kenapa lama-lama kok Kopi yang selalu saya curi-curi minum. Kadang sampai kopi tinggal setengah dan papa akan dengan bercanda tanya “ Siapa yaaaa yang haus…??? Kok sampai kopi papa tinggal setengah ? “ Hehehe…saya hanya lewat sambil senyum-senyum, ngaku enggak, ngelak juga enggak.

Saat kuliah saya lebih sering menikmati kopi, kali ini gak hanya kopi hitam tapi mulai ke Capucino, Irish Coffee dan kopi-kopi campuran lainnya. Lebih intens lagi saya ngopi kalau mau ujian, karena mama dengan baik hatinya pasti nyiapin segelas kopi bersama camilannya. Yang ada kopi dan camilan habis…Buku saya gak selesai-selesai dibaca hehehe 😛

Saya pernah sampai pada taraf ngopi sehari sampai 5-8 cangkir sehari, dan akhirnya jauh berkurang saat saya harus tugas di Palau. Saya bawa 4 kantong kopi Exelco dengan berbagai jenis saat itu dan tidak bertahan sampai 6 bulan sih 😀 Kopi di Palau biasa banget, kalau mau yang enak harus ke kafe yang harga kopinya lumayan. Akhirnya saya harus puas dengan minum kopi di kafe sekali-sekali sedang tiap harinya hanya kopi kaleng ( dari pada enggak sama sekali ).

Sebenarnya saya gak kecanduan kopi sih, gak ngopi pun saya gak pusing kok. Dan minum kopi juga gak bikin saya jadi tidak bisa tidur. Saya bisa lho mau tidur ngopi dulu, tetep saja saya bisa tidur pulas, walaupun itu double espresso. Saya ngopi karena memang saya suka rasanya, syukurnya saya tinggal di Indonesia yang banyak jenis kopinya jadi bisa ganti-ganti pengen ngopi apa. Di Indonesia yang paling terkenal dan specific bisa dibedakan menjadi :
• Kopi Bali ( Kintamani )
• Kopi arang dari Jember ( Javanese Coffee )
• Kopi Toraja
• Kopi Gayo ( dari Aceh dan berjenis Arabica )
• Kopi Lampung
• Kopi Sidikalang ( dairi, Sumatra Utara )
• Kopi Flores
• Kopi Wamena
Dari jenis diatas saya paling pas dengan Kopi Toraja, sedangkan mama suka dengan kopi Jawa dan suami saya cinta banget dengan kopi Gayo. Curiga juga nantinya Justin akan jadi pecinta kopi karena di umur yang baru 6 tahun dia sudah mulai icip-icip kopi Eyang, Mommy dan Daddynya 😀

Indonesia ada di peringkat keempat di dunia sebagai negara pengeksport kopi terbesar di dunia pada tahun 2016 dengan urutan sebagai berikut :
1. Brazil
2. Vietnam
3. Kolombia
4. Indonesia
5. Ethiopia
6. India
7. Honduras
8. Uganda
9. Mexico
10. Guatemala
Dan Indonesia punya kopi Luwak yang terkenal seantero dunia dengan harga yang tidak murah. Ada yang bilang satu cangkir kopi luwak premium harganya sampai IDR 1.5 jt, bener apa enggaknya saya gak tahu 😛 yang jelas saya pengen nyoba walaupun denger cerita tentang kopi ini bikin ngeri-ngeri sedap. Kopi ini punya taste yang beda karena biji kopi tua yang jatuh dari Pohon dimakan oleh Luwak ( Musang ) dan keluar lagi masih dalam bentuk biji kopi. Kopi yang melalui proses pematangan dalam perut luwak inilah yang rasanya tidak ada duanya di dunia. Kayaknya saya harus coba paling gak sekali saja, nanti bakalan suka apa gak ya….urusan lain lagi 😉

Advertisements

About Nandha

No one responsible to makes you happy, but you. One of them is with traveling/ vacation. So..lets start your journey guys :)
This entry was posted in Bali and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s