Movie

Saya termasuk orang yang menyukai semua genre film. Dari komedi, action, horor, roman sampai film kartun, semua ok saja yang penting ceritanya atau actionnya bagus. Ini mungkin ketularan Almarhum papa saya yang memang suka nonton. Sejak saya SD setiap hari nontonin film silat/ kungfu series yang saat itu emang happening banget  Saya bisa lho…gak belajar padahal besoknya ada ulangan demi menamatkan serial kungfu yang di sewa papa saat itu. Mama akan ngomel-ngomel dan papa dengan tenangnya bilang, “ Biarin saja dia nonton, ulangan besok pasti bisa.” Hehehe..masa kecil yang menyenangkan… Mungkin ini juga yang membuat saya sekarang tidak terlalu memaksakan Justin harus belajar tiap hari demi nilai yang spektakuler. Yang penting masa kecil bahagia, masa depan gilang gemilang..hehehe. Saat beranjak remaja saya mulai menyukai film drama, tapi lebih sukanya drama komedi. Semakin kesini fiksi ilmiah dan action yang bikin saya gak kedip nontonnya. Untung punya suami yang suka nonton juga, kebetulan suami saya suka semua genre sampai karun juga kita hobby hahaha…cucokkkk boo!!!

Kalau tidak sempat piknik, nonton adalah salah satu wahana yang bisa dipakai untuk stress release. Setelah capek kerja berhari-hari, nonton film bagus sangat membantu kita buat rileks. Dulu saya beranggapan ngapain nonton film sedih? Bukannya hidup sudah susah, nonton film sedih hanya bikin saya nangis dan ikutan sedih. Mending nonton komedi, bisa ketawa-ketawa ngilangin stress. Tapi lagi-lagi saat sudah bertambah umur, saya menyadari bahwa banyak hal yang bisa kita petik dari sad movies. Kadang kita perlu pembersihan rohani, atau mengikis kerak di hati dengan sentuhan lembut dari film yang kita tonton. Jangan lupa …menangis bagus untuk membersihkan mata, dan dengan menangis secara tidak sengaja banyak beban juga yang bisa release, mengalir keluar bersama air mata.

Kalau nonton film horor kadang saya suka sebel kalau hantunya yang menang. Lha…ngapain ada pengusiran arwah oleh pendeta/ pastor atau Kyai kalau yang ngusir malah ikutan kerasukan atau malah mati. Masak jadinya yang Baik kalah sama yang jahat, jadi kepikiran…jangan-jangan yang buat film orang-orang atheis atau malah anti-christ  weeewwww…!!!!!

Saya, suami dan anak lagi tergila-gila sama kartun Naruto, kebetulan kita nonton dari awal. Hanya saja sebelnya pas di TV Swasta Indonesia film ini gak pernah sampai tamat. Kalau sudah sampai pertarungan Madara dan Obito pasti diulang lagi hadeeehhhh…!!! Jadi kepikiran mau beli filmnya langsung dari Jepang sana hehehe. Adakah yang punya seri lengkapnya? Mau dong pinjem atau di kopiin 😛

Advertisements

About Nandha

No one responsible to makes you happy, but you. One of them is with traveling/ vacation. So..lets start your journey guys :)
This entry was posted in Bali and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s