5 Hari di Jakarta ( tulisan III )

Sebenarnya hari ini adalah jadwal kami pulang ke Bali. Tapi karena flightnya malam, maka kami masih punya waktu setengah hari buat jalan-jalan. Tips, saya selalu berusaha dapat flight paling pagi saat berangkat dan flight malam saat pulang. Biasanya itu tiket murah hehehehe…dan keuntungan lain adalah, kita bisa dapat waktu lebih banyak buat jalan-jalan. Jadi nyampe langsung capcus dan sebelum pulang masih ngider πŸ˜€ kereeennn kannn πŸ˜‰

Taman Mini Indonesia Indah

Taman Kaktus

Taman Kaktus

Taman ini dulu pembangunanya di prakarsai oleh Ibu Tien Soeharto yang pada saat itu adalah Ibu Negara RI. Taman yang berdiri di 250 hektar ini terdapat miniatur propinsi seluruh Indonesia. Jadi Istilahnya kalau mau tahu Indonesia dalam satu hari yang kesini saja. Karena disetiap propinsi ada anjungannya di TMII ini, maka sering dijadikan tempat berkumpul atau gelar budaya disini. Jadi kalau pas akan berkunjung ke TMII rajin-rajinlah mencari info apa yang sedang atau akan digelar disini. Silahkan kunjungi website resmi mereka di http://www.tamanmini.com.
Di TMII terdapat Taman Kaktus, Snow Bay Water Park, Istana Boneka, Museum Indonesia dan Taman Burung. Tujuan kita pagi ini adalah Sky World. Jam Bukanya 10.00 karena kami datang kepagian…maka kami sarapan dulu di Alfa Mart dekat situ. Habis Makan roti dan ngopi-ngopi cantik kita ngider dulu di sekitaran, kami ke Taman kaktus dan anjungan Aceh. Justin dapat oleh-oleh dari sini yaitu pesawat terbang model yang bisa di terbangkan dengan tenaga pegas alias di lempar ke udara pake tangan πŸ˜› Seneng banget dia, walaupun bawanya agak rempong karena harus di tenteng bawa ke kabin pesawat, gak bisa di taruh di tas atau koper takut remuk hehehe. Sampai sekarang sudah satu bulan dia masih suka mainin pesawatnya.

Sky world – TMII

Ini termasuk wahana baru, tiket masuknya Rp.60.000, disini kita mendapakatkan informasi tentang Antariksa dan bisa mencoba wahana 5D nya. Sky World ini terdiri dari ruangan β€œ SPACE EXIBITION β€œ isinya tentang miniatur ruang angkasa. β€œDIGITAL PLANETARIUM” diruangan berbentuk kubah yang menampung 30 orang kita di jelaskan tentang Tata surya kita, tentang rasi bintang, planet dsb. Dan yang ditunggu-tunggu oleh Justin adalah nonton film 5Dnya hehehe…jadi kita di banting ke kiri, kanan, nunjem di kursi khusus untuk ikut merasakan ketegangan dalam film seru juga πŸ˜› It was so much fun πŸ˜‰ πŸ˜‰ πŸ™‚ . Thank you to my betsie who makes it happened, terima kasih buat saran dan masukan serta fasilitas yang dipinjamkan kepada kita. It’s all happiness cannot more and last without you.

Posted in Jakarta | Tagged , , , , , | Leave a comment

5 hari di Jakarta ( tulisan II )

Kolam Renang

Kolam Renang

Hari ini hampir gak kemana-mana, kami isi dengan berenang di klub sekitaran perumahan kakak ipar di Bekasi, tempat kami tinggal selama di Jakarta. Keberuntungan untuk kali kedua datang…teman yang sama menawarkan untuk dijemput dan langsung meluncur ke Kidzania. Dua keponakan yang kebetulan mereka tinggal di Jakarta sudah pernah ke Kidzania, tapi mereka mau ikutan juga ( bagus kan..jadi guide ). Lumayan bisa menunjukan jalan buat Tiga sepupunya yang lain.

Hari Kedua _ Kidzania

Pintu masuk Kidzania

Pintu masuk Kidzania

Letaknya di Pacific Place, ingat ya guys…bukan Pan Pacific Hotel hahaha! Karena itulah yang saya alami. Kami maunya ke Pacific Place tapi nyampenya di Hotel Pan Pacific, jadi ya harus muter lagi πŸ˜› Gak papa lah ya, namanya juga liburan keluarga, pastilah ada miss miss-nya sedikit. Kidzania ini satu-satunya di Indonesia, letaknya ya di Jakarta ini. Ada 16 Kidzania tersebar di seluruh dunia antara lain ada di jepang, Singapore, Kuala Lumpur, USA dan banyak lagi. Disini anak-anak bisa bermain dengan mendapatkan edukasi juga. Bisa jadi Pilot, Cheft, Polisi, Kasir, Dokter, di dalam juga di setting seperti kota dalam bentuk mini. Jadwalnya bisa dari pukul 9.00 – 14.00 dan sore 15.00 – 20.00. Tiket masuk untuk anak-anak ( minimal umur 6 th-16th ) Rp. 250.000 dan dewasa Rp. 200.000. Batita umur 2th Rp. 100.000 itu bila hari libur, sabtu dan minggu. Bila hari biasa lebih murah. Anak saya beserta sepupu-sepupunya seneng banget disini. Saat penjemputan gak berhenti-henti cerita ngapain aja di kidzania. Terus pakai embel-embel lagi.. β€œ Besok-besok kesini lagi ya mommy. β€œ Iya katanya banyak wahana yang belum dicoba saking bervariasi dan beberapa wahana harus antri, padahal gak musim liburan itu. Paling cucok kalau anak-anaknya di Kidzania Bapak dan ibunya belanja atau keliling mall, atau kalau jamnya pas bisa disambi nonton juga.

Hari Ketiga _Sea World Ancol


Ini termasuk salah setting guys πŸ˜€ kita kesini pas hari minggu, walahhhh itu Sea World Ramainyaaa!!! Sampai gak bisa bernafas saya. Mau lihat pas ngasih makan ikan sudah telat, akhirnya nunggu pas ngasih makan Pesut atau Dugong ( Putri Duyung ). Lhaaaaa…Pesutnya males-malesan makan….gak kelihatan karena dia ngumpet, capedhaaa….!!!! Akhirnya kita muter ke aquarium Hiu, kemudian ke ikan laut dalam, dan ke aquarium yang diatas kepala, kita jalan pakai eskalator. Ada Pari, Manta dan hiu sama ikan apa gitu gedeee banget. Mungkin karena terlalu padat Justin jadi agak kurang semangat disini. Ini kali kedua saya kesini, dulu pernah saat masih kuliah ( artinya sekitar 18 tahun lalu ) kesini bareng rombongan. Semua fasilitas masih bagus, salut buat Sea World Indonesia. Karena hari Minggu tiket kami kena Rp. 90.000 untuk regular. Kalau Bundling Rp. 200.000 termasuk ke Ocean Dream Samudera. Saran saya, sebisa mungkin ke tempat wisata di Jakarta jangan akhir pekan atau pas liburan. Selain harga tiket jadi lebih mahal, tempatnya juga jadi uyuk-uyukan.

Gondola Ancol


Ini Gondola seperti yang di Taman Mini Indonesia Indah. Saya saat SD sudah pernah naik Gondola di TMII, tapi gondola yang ini belum. Harga tiket Rp. 60.000/ kepala, sekali lagi lebih mahal karena kami datang di hari minggu. Kita akan dibawa keliling selama 20 menit di ketinggian 21 meter. Kita bisa lihat betapa buteknya Pantai Ancol πŸ˜‰ Ini pengalaman pertama buat Justin, next time kalau ada rejeki semoga dia sempat coba Gondola di hakone Jepang ya Dek…! Aminnnn… πŸ˜›

Snow Park _ Revo Mall


Sebelum pulang balik ke Bekasi dari Ancol, kami mampir dulu di Revo Mall. Justin mau coba Snow Park. Taman es Buatan yang katanya sampai minus 18 derajat. Saya sudah pernah sih, gila-gilaan di Taman es, waktu itu sempat ada di Bali. Main seluncuran seru…!!! Entah karena sekarang saya sudah uzur apa karena kurang fit, kok sudah pakai coat, kaos kaki dan sarung tangan tetap saja saya kedinginan ya hehehehe. Tips singkat, next time kalau mau di snow park, snow bay atau snow snow yang lain, jangan lupa persiapan pakai kaos kaki, bawa sarung tangan, bawa sweater dan syall. Karena coat yang dikasih kan bekas banyak orang, jadi sudah pasti gak steril kan. Juga untuk menambah kehangatan jadi di dalam bisa lama.

Posted in Jakarta | Tagged , , , , , , | Leave a comment

5 Hari di Jakarta ( tulisan I )

Macetnya Jakarta

Macetnya Jakarta

Sudah lama saya tidak mengunjungi Jakarta, terakhir ke Jakarta sekitar 18 tahun lalu saat masih kuliah. Jakarta adalah ibukota negara Indonesia, dulu sempat bernama Batavia. Sebagai ibukota negara sedang berkembang, yang namanya macet adalah pemandangan sehari-hari. Sangat bersyukur dan terima kasih banget ada teman yang tinggal di Jakarta yang menawarkan mobil dengan drivernya yang sedia mengantar kemana-mana. Karena kalau harus nyopir dengan buta arah ditambah macet itu stressnya double-double 😦
Anak saya saat tahu akan diajak ke Jakarta He’s very enthusiasm. He said β€œ mommy, Jakarta is capital of Indonesia kan? Wahhh…kayaknya keren disana. β€œ Dan benar saja saat sampai di Jakarta komentarnya adalah β€œ Mom…ini baru namanya kota, ada gedung – gedung tinggi, banyak mall, gak seperti di Bali…Justin mau pindah sini aja.” Hadeehhhhh….dia gak tahu ribetnya sekolah di Jakarta, ya ealah….disini kan kemarin Cuma liburan…dia mah Cuma pikir enaknya aja jalan-jalan terus hehehe.
Sebenarnya liburan kali ini adalah untuk nengok Mama dan papa mertua yang kebetulan mau berobat di Jakarta. Jadi sekalian waktunya yang lain dipakai jalan-jalan. Teman saya tanya pengen kemana aja? Saya yang sudah beberapa kali ke Jakarta sebenarnya hanya ingin mengunjungi tempat yang belum pernah saya kunjungi. Tapi karena Justin baru pertama kali ke Jakarta, jadi kami pikir Ancol dan Taman Mini akan bagus buat dia lihat juga. Cita-cita saya adalah naik ke Monass!!!
Hari Pertama _ Monas ( Museum Nasional )

Kenapa Monas? Karena itu adalah icon Jakarta, monumen yang tingginya 132 M dibangun saat pemerintahan president Sukarno ini banyak lho yang belum pernah naik sampai puncaknya. Saya dulu waktu SD sudah pernah ke Monas tapi gak sempat naik ke puncak karena sudah tutup. Teman-teman yang tinggal di Jakarta aja banyak yang belum pernah sampai atas. Jadi itu cita-cita yang wajar ya bagi warga Indonesia yang kebetulan gak tinggal di Jakarta untuk antri panas-panas agar sampai ke puncak monas. Jadi pada hari kedua kami di Jakarta, saya memutuskan untuk ke Monas. Wuidihhh…jalan dari parkiran itu lumayan jauh ya, jadi saya anjurkan untuk makan dulu dan bawa air mineral. Harusnya saat dari jalan masuk ke arah monumen kita naik bus antar jemputnya, tapi karena kami anggap dekat jadi kami jalan. Gak tahunya walahhhhh…lumayan bikin kakak ipar saya sakit pinggang πŸ˜€ Untung kami datangnya agak pagi jadi antrinya gak terlalu panjang. Gak kebayang kalau pas liburan ya? Itulah makanya kami lebih suka liburan kalau pas gak musim liburan ( lho…? ). Lift akan berfungsi dari pagi pukul 10.00 – 16.00, kemudian istirahat dan beroperasi lagi 17.00 – 19.00. Tiket masuk sampai ke puncak untuk dewasa Rp. 10.000 dan anak-anak Rp. 2.000. Di puncak monas kita bisa mengamati sekitaran dengan teropong yang jumlahnya 4 buah. Jadi bisa dapat berbagai macam arah. Gitu doang? Ya iyalahhhh….namanya cita-cita, bagi saya mah itu amazing bangettt!!! :P:P

Kota Tua

Ada apa di kota tua? Bagi saya yang hobby fotografi banyak hal yang bisa di foto disana. Banyak Bagunan Kuno peninggalan kolonial belanda yang masih rapi dan terpelihara disana. Di Taman Fatahillah ada yang menyewakan sepeda Rp. 25.000 untuk muter-muter di taman itu bergaya sebagai Tuan and Nonik Belanda. Lumayan banget tuh, siang bolong , panas, naik sepeda kumbang hahaha..sangat membakar lemak. Justin seneng banget diboncengin muter-muter sama emak and Bapaknya πŸ˜‰ Disitu juga ada kafe dan restaurant bagi yang mau makan atau sekedar menikmati kopi. Ada juga sesi foto bersama Artist yang jadi model Pejuang, Nonik Belanda atau malah hantu-hantu masa kini dan masa dulu seperti Hantu jeruk purut, Kuntilanak, dan Valak. Habis foto dengan mereka silahkan memberi uang sekedarnya. Kalau jadi turis itu ya…gak peduli panas, jalan dan hajarrr saja…coba pas saya di Bali, mau jalan ke warung aja pas panasnya kayak gitu mah ogah..langsung jiper!!! Batal ke warung.

Posted in Jakarta | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Serangan Beach

Serangan dulunya adalah sebuah pulau yang terpisah dari Pulau besar Bali. Kemudian dibuat project jalan yang menghubungkan serangan dengan pulau besar untuk mempermudah bagi yang akan melakukan persembahyangan di Pura Sakenan di Serangan. Dulu bila ingin sembahyang ke Serangan, mereka menggunakan kapal kecil. Di serangan ini ada juga yang menyebutnya sebagai Pulau Penyu karena disini dibuat penangkaran Penyu Hijau. Kalau kita ingin ke Pulau Penyu ada dua akses, melalui Nusa dua ( Tanjung Benoa ) dengan menggunakan Glass Boat, atau via darat lewat serangan langsung.

Di Serangan ini selain menjadi pusat penangkaran penyu Hijau juga dibuat sebagai tempat rehabilitasi terumbu karang. Kebetulan suami saya sempat ada kegiatan kantor untuk menanam terumbu karang di Pantai Serangan. Caranya, terumbu karang yang sudah di potong-potong di ikat dan di lem pada rangka besi sebagai dudukan. Karena terumbu karang yang akan kami tanam jumlahnya lumayan banyak, maka rangkanya lumayan besar. Kemudian dibawa ke tengah laut untuk ditenggelamkan. Hal ini dilakukan dan diawasi oleh tenaga profesional jadi jangan khawatir nantinya malah menginjak-injak terumbu karang yang sudah ada disana. Jenis yang kami tanam saat itu adalah fan coral.

Saya suka pasirnya yang berwarna emas dengan butiran kasar seperti merica. Juga banyak berserakan hard coral disekitar bibir pantai. Pantai serangan ombaknya masuk midle tide buat para surfer, selain bisa buat surfing, banyak juga yang memancing disini. Sayangnya pantai agak kotor. Entah karena sampah terbawa dari sungai seperti di Kuta, atau karena memang banyak pengunjung yang suka buang sampah sembarangan.

Posted in Bali, Beach | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pantai Gunung Payung

Sand & Hard Coral

Sand & Hard Coral

Pantai ini belum banyak orang yang tahu. Bagi saya ini tempat yang sangat pas buat menyepi, menepi dan bersantai, gak ramai. Tapi jangan khawatir banyak yang berjualan makanan dan minuman disini. Pantai ini sedang berbenah diri, karena dekat dengan pantai Pandawa yang mulai terkenal itu, saya curiga sebentar lagi akan sama ramainya dengan Pantai Pandawa. Akses ke Pantai Payung mulai dibangun, jalannya memang lumayan terjal. Untuk saat ini kalau mau ke bibir pantai kita harus menuruni beberapa anak tangga..lumayanlah…olah raga πŸ™‚ πŸ™‚ Kalau bawa anak kesini, tolong dipastikan anaknya suka hiking atau pramuka apa gak. Karena bisa-bisa ngambek gak mau jalan dan kita yang harus gendong. Wadoooooo!!!! Kalau saya mah boro-boro bisa gendong Justin, bawa diri sendiri aja ngos-ngosan. Untung Justin tipe Bolang, jadinya gak perlu bantuan buat naik turun bukit.

Pasirnya butiran kasar seperti merica berwarna cream, ombaknya sedang tidak besar bisalah buat belajar renang. Banyak koral disekitar pantai dan ada beberapa goa kecil yang biasa dipakai pengunjung untuk menyimpan barang bawaan biar tidak basah kena air laut. Anginnya tidak begitu kencang karena tertutup bukit. Tapi jangan berharap juga untuk melihat sunset, ini bukan pantai yang tepat untuk itu.
Dicoba dhe kesini kalau pengen cari inspirasi πŸ˜› Tiket masuknya hanya Rp. 4000 per orang, anak kecil gratis. Letaknya di daerah kutuh Tepatnya di Jl. Gunung Payung 1, Nusa Dua, Β Kuta Selatan, Β kabupaten Badung, Β Bali, Indonesia.

Posted in Bali, Beach | Tagged , , , | Leave a comment