Pura Tanah Lot

Pura Batu Bolong

Ini adalah kali ke empat saya mengunjungi Pura Tanah Lot. Pura ini unik karena terletak di karang agak menjorok ke laut. Walaupun sudah sering, baru kali ini saya ketemu dan ngeh ada Pura Batu Bolong disini. Disebut Pura Batu Bolong karena terletak di karang yang bawahnya bolong akibat abrasi laut. Pura ini cantik sangat Instagramable terutama saat Sunset ataupun saat musim upacara Adat.

Terletak diwilayah Tabanan yang dari Denpasar bisa ditempuh 1 hingga 1.5 jam perjalanan. Tiket masuknya Rp. 20.000/ pax dewasa dan Rp. 15.000/ pax anak-anak. Untuk Mobil Rp. 5.000. Banyak yang bisa dibeli disini contohnya baju dan kain Bali, makanan dan minuman. Saya paling suka nyari Klepon Bali disini. Klepon Bali rasanya beda dengan klepon jawa. Kalau klepon Bali agak keras tidak sepulen klepon jawa, tapi tetap enak kok..cobain dhe kalau kesini.

Ini salah satu Pura yang tidak pernah sepi pengunjung. Di Pura Tanah Lot terdapat Goa yang di dalamnya terdapat Ular laut. Menurut warga sekitar Ular Laut itu suci karena merupakan jelmaan dari selendang pendiri Pura. Pendiri Pura sendiri adalah Brahmana dari tanah Jawa bernama Bhagawan Dang Hyang Nirartha atau dikenal dengan nama Dang Hyang Dwijendra melakukan misi penyebaran agama Hindu di Bali pada abad ke 15M.

Saran saya kalau kesini, datanglah sekitar pukul 4 sore ke atas, belanja-belanja oleh-oleh dulu. Kemudian beli klepon atau ngopi-ngopi cantik di warung/ kafe yang tersebar banyak disini. Atau Nyari es krim durian atau es krim kekinian yang banyak juga dijual, setelah itu sekitar pukul 6 sore lihat sunset. Jangan lupa untuk mampir di Pura Tanah Lot dan 2 pura pendamping ( salah satunya Pura Batu Bolong ).

Advertisements
Posted in Bali | Tagged , , , , , | Leave a comment

I love Cooking

Brownies Kukus

Sebenarnya semua orang bisa memasak, jadi kalau ada yang bilang gak bisa masak itu ada dua pengertian. Dia benar-benar tidak bisa atau yang bersangkutan hanya merendah. Yang masuk golongan tidak bisa ini ada dua juga, yang malas masak atau bisa masak tapi hanya yang simple seperti masak air, mie instan, goreng telur atau rebus telur πŸ˜›

Dari pengalaman yang saya alami kalau ada kemauan pasti bisa belajar masak, wong tinggal iris-iris dan cemplung-cemplung saja kok! Kalau yang agak ribet tentulah kayak masak opor, kare, rendang atau masakan tradisional Indonesia lainnya biasanya memang rempong. Saya disini menekankan bisa masak lho ya…bukan mahir..eee kita bukan Chef cyiinnn….  Dan dari kalimat bisa masak ini juga hasil masakan ada yang enak ada yang enggak. Siapapun bisa belajar masak, tapi kalau masalah rasa hasil masakan…itu udah bakat. Kalau emang tastenya bagus biasanya masakannya enak hehehe. Biasanya orang yang suka makan adalah orang yang pinter masak…biasanya lho ya…saya gak bilang semua.

Donat Tape

Di dunia perhotelan dan culinary biasanya malah yang berjaya adalah cowok. Ini menandakan harusnya yang masak di rumah itu suami bukan istri πŸ˜€ Coba dhe lihat Chef hotel berbintang itu cowok semua, cewek paling jadi chef pastry. Si cantik sexy yang terkenal itu kan juga chef pastry hehehe πŸ˜› Saya pernah tanya kenapa begitu? Teman saya yang chef senior bilang, kerja di dapur itu berat. Apalagi Chef dituntut untuk bisa masak cepat, creative dan tenaga juga harus besar karena kadang wajan dan pancinya geddeeee buangetss!!! Belum lagi panas dan stressing karena dituntut untuk masak cepat dan enak. Takutnya kalau cewek pas PMS moodnya gak bagus, masakan jadi gak enak atau pas buru-buru marah ngelempar wajan hihihih…iya juga, masuk akal.

Cheese Cake

Sejak kelas 3 SD saya sudah membantu mama di dapur kalau pas beliau masak. Bahkan sudah bantu-bantu nyetakin kue kering buat hari raya. Kami ada pembantu, tapi urusan makanan memang mama yang selalu turun tangan. Ini mungkin yang menyebabkan saya sudah mahir masak saat SMA. Awalnya yang simple simple, lama-lama saya mulai senang mencoba masakan nusantara. Senang rasanya bisa nyobain resep baru, baik itu kue atau masakan ASIA, EROPA. Karena kesibukan sebagai Ibu yang bekerja, hobby masak saya hanya dinikmati oleh keluarga. Seiring dengan bertambahnya usia anak saya, jadi agak santai..mulai dhe sekarang nyoba-nyoba resep baru lagi. Dari Sup Ikan, Cake, Cookies, masakan Philiphine, Thailand, Korea, masakan Medan semua saya coba. Hasilnya kadang enak, kadang gagal kadang aneh hahaha..namanya juga nyoba. Dan sekarang masakan saya bisa dinikmati banyak orang, karena sudah saya jual 

Roti Abon

Paling seru kalau masakan yang dicoba itu belum pernah kita makan, jadi pas mateng kita mereka-reka…apakah bener seperti ini ya rasanya hahaha πŸ˜› Saat mencoba resep baru itupun challenging banget ya guys… Ada lho orang yang pure..murni pengen share resep di internet buat berbagi. Tapi gak sedikit yang sengaja resepnya dibuat aneh atau dikurang-kurangi biar gagal. Gak sekali dua kali saya gagal nyobain resep baru, sebelllll!!! Kadang itu ya,…sudah pakai bahan mahal, hasilnya bantat aduh…kan sayang ya..mau dimakan gak bisa, dibuang sayang  Biasanya kalau sudah gagal begitu, resep dan link blog saya delete ( penipu!! ). Kalau berhasil ya saya catat ulang, saya masukin IG dan Tweeter bahkan nanti akan saya share di blog saya ini. Biar yang lain bisa belajar bikin kue juga. Kalau ada yang bilang, β€œ Lho Bu kalau di share di internet terus orang pada bisa bikin nanti kue Ibu gak laku lho.” Jawaban saya β€œ Biar saja kalau bisa ya bagus, biar bisa bikin buat keluarganya gak usah beli. Kan namanya rejeki bisa dari mana aja. Gak semua orang mau dan bisa bikin kue, karena itu butuh passion dan ketelatenan.” Kan tadi bilang semua orang bisa masak, iya bisa masak..tapi gak semua orang bisa bikin kue..that’s diffrent thing guys..kue apa aja mau itu cake, bolu, kue tradisional atau cookies memerlukan kemampuan masak tingkat advanced.

Bikinnya gampang rasanya enak

Benar sih kalau ada yang bilang ngapain pinter masak kan bisa beli di luar. Makanan di luar kan enak-enak. Itu juga gak salah..kalau anda selalu punya uang untuk membeli, karena masakan di luar sudah pasti lebih mahal daripada masak sendiri. Iya kan? Hayooo ngaku aja!!! Dan kalau gak bisa masak anda tidak akan mendengar pujian dari suami, anak atau istri yang bilang, β€œ Waaahhh…masakannya enak sekali,” atau β€œMommy hebat juga ya Dad bisa bikin donat enak kayak gini .” Kebahagiaan kita bisa didapat dari bermacam hal, kalau saya salah satunya adalah saat masakan saya dihargai karena enak atau saat nyobain resep baru dan sukses!!! Namanya juga hobby ya…pastilah membawa kebahagiaan bagi yang bersangkutan, kalau gak hobby ya masak pasti dianggap merepotkan. So…happy cooking for all…yang belum bisa ayo semangat belajar masak!!!

Posted in Cuisine | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Hobbies

Muffen Nutella

Apa itu hobby? Hobby adalah kegemaran, suatu kegiatan yang bila dilakukan akan mengakibatkan si pelaku menjadi bahagia atau gembira. Itu menurut definisi saya ya…  Hobby saya sejak kecil sudah kelihatan yaitu berkebun dan mengoleksi ( saya suka perangko dan mata uang ). Seiring bertambahnya umur hobby saya bertambah dengan memasak dan jalan-jalan. Koleksi perangko dan mata uang masih saya lanjutkan hanya saja karena kesibukan agak jarang saya otak atik. Berkebun masih saya lakukan tapi juga tidak bisa setiap minggu saya merawat kebun. Jalan-jalan harus dilakukan paling tidak setahun sekali agar fresh dan mengurangi stress. Memasak ini yang bisa dilakukan setiap hari, dengan catatan kalau lagi gak capek hehehe!

Saat kita melakukan hobby kita, maka hormone yang menyebabkan kebagiaan akan bekerja, disanalah kita merasa senang dan bahagia akhirnya jadi awet muda πŸ˜› Kalau berkebun saya bisa melakukannya seharian, dari pagi sampai sore heheeh…hasilnya kebun jadi cantik, saya jadi sehat. Iyalah..karena sehari setelah berkebun maka lengan dan paha serta pantat saya sakit semua. Rasanya seperti habis lari maraton atau ngeGYM. Rupanya gerakan kita angkat, duduk, berdiri, jongkok…itu semua sama dengan olah raga. Saat kebun terlihat rapi dan bunga-bunga mulai mekar, senangggnyaaaa!!! Bagi orang lain mungkin biasa saja ya, tapi bagi penghobi itu yang membuat bahagia.

Begitu juga dengan barang koleksi entah itu koleksi perangko, mata uang, mug, tumbler, kristal semua itu membangkitkan good mood buat yang mengoleksi. Saat saya membuka buka album koleksi perangko saya, saya bisa sekalian menceritakan pada anak saya darimana saya mendapatkannya. Koleksi mata uang saya juga sedang saya siapkan untuk dibingkai untuk menjadi hiasan dinding. Seneng aja lihatnya, apalagi pake acara tukar-tukaran sama teman atau usaha yang kita lakukan untuk mendapatkannya.

Peanut Cookies

Hobby masak ini sekarang sedang giat saya lakukan. Selain untuk mengasah kemampuan saya juga untuk tambahan uang bikin kitchen set hahaha. Lho kok bisa? Iya..saat anak saya ikut kelas interpreneur kami berdua sepakat membuat brand β€œTroy’s Kitchen”. Saya yang bikin kue dia yang jual ke teman-temannya. Hasilnya ditabung buat bikin Kitchen Set nuansa merah hitam yang sudah kami berdua siapkan gambarnya  Baru membayangkan saja kami berdua sudah bahagia πŸ˜› Saya belajar memasak dan bikin kue dari mama saya, kemudian saya kembangkan sendiri dengan rajin nyobain resep-resep di internet. Kadang resep itu bohongin kita, kadang jadinya gak enak kadang spektakuler  so…saya rajin coba-coba dan mencatat mana yang benar-benar enak dan layak untuk dijual. Saya rajin membawa ke kantor juga untuk percobaan. Siapa tahu ada yang suka dan kemudian pesen ( dan ini selalu berhasil…. !). Namanya juga hobby ya, jadi saat resep baru yang dicoba itu berhasil suenengggnyaaaaa!! Itulah namanya hobby… 

Orderan sampai ke Maldive

Hobby jalan-jalan selain dipakai buat ngilangin stres juga bisa dijadikan sumber penghasilan lho..Banyak Travel bloger sekarang yang berpenghasilan besar dulunya adalah penghobi jalan-jalan. Mereka menulis pengalamannya dalam blog dan berhasil dibukukan. Saya sih gak ngimpi jadi travel bloger kenamaan, tapi dengan menulis cerita jalan-jalan saya di blog dan dibaca oleh orang yang memerlukan sebagai referensi, itu aja saya sudah senang. Setidaknya memberi informasi bagi yang membutuhkan.

Jadi sejauh ini, hobby masaklah yang bisa menghasilkan uang bagi saya. Karena saya belum pernah berhasil menjual bunga atau buah hasil tanaman kebun saya  Juga belum menjadi blogger kenamaan. So apa hobby kamu? Kembangkanlah selagi bisa dan sedini mungkin, dengan mengikuti passionmu dan berkerja nantinya dibidang itu maka kamu tidak akan pernah bosan dengan pekerjaanmu. You will love your job a lot. Trust me!!!

 

Posted in Bali, Cuisine | Tagged , , , , | Leave a comment

Where to Eat at Lembongan Island

Sebenarnya untuk ukuran makan di Lembongan lumayan harganya. Gak bisa dibilang murah karena standardnya sama dengan di main Island Bali. Kalau buat makan di warung lalapan atau warung di jalan bisa per porsi Rp. 20.000 sampai Rp. 40.000. Kami sempat makan di warung tempat home stay Bunut Bali, makananya enak dan lumayan murah. Kita bisa ngopi-ngopi cantik disini, sambil ngobrol sama mbak dan mas penjaganya yang ramah. Kalau kalian ambil hotel atau penginapan tanpa breakfast jangan khawatir karena banyak bisa dijumpai tempat sarapan, yang susah nyari adalah dagang gorengan  Di Jungut Batu saya hanya nemu satu saja hehehe.

Wake Wake Restaurant

Sebenarnya tujuan awal kami bukan makan disini, tapi di The Deck. Mau coba makan di The Deck karena banyak yang recommend. Sayangnya karena dari pagi hujan terus dan hanya berhenti sedikit-sedikit, maka ada 2 Table The Deck yang Out of Order. Meja lain full booo…!!! Akhirnya kami memutuskan untuk makan di restaurant dekat situ, namanya Wake Wake. Kenapa akhirnya kita milih makan disitu? Karena selain sama-sama di tebing Pantai Jungut Batu, design nya kelihatan chic dan bersih. Sayangnya niat kami buat makan sambil lihat sunset di Jungut Batu batal karena mendung tebal. Makanan disini cukup enak harganya standard antara Rp. 50.000 buat satu porsi Spaghetti Bolognesia dan Rp. 60.000 buat Fetuci Carbonara. Makanan Indonesia seperti Sate dan Kare Ayam dihargai Rp. 50.000. Beveragenya dikisaran Rp. 25.000 keatasKita puas makanya dan suka dengan suasananya. Kami menghabiskan sore dan malam disini sebelum akhirnya balik ke Hotel.

Panorama Restaurant

Makan disini masuk dalam salah satu bucket list saya, karena dari sini kita bisa lihat view daerah Jungut Batu dan Pantainya. Makanya tempat ini disebut sebagai bukit Panorama atau panorama View. Disekitaran sini banyak turis yang turun dari Boogie, motor atau bahkan pick up modivikasi untuk mengambil gambar dari bukit panorama. Kalau mau lebih leluasa motret dan gak kepanasan ya harus dari restaurantnya. Makanan disini termasuk mahal, mungkin karena dia jual viewnya ya. Untuk satu porsi nasi goreng dijual dengan harga Rp. 57.000 dan simple pasta Rp. 80.000. Mahal sih bagi saya hehehehe…untuk ukuran rasa yang segitu..Beverage juga Rp. 20.000an buat soft drink or Es jeruk. Banyak juga turis yang singgah di siang itu, tapi mayoritas hanya minum sambil menikmati viewnya. Walaupun makanan cukup mahal tapi saya sih tetap recomment buat nyoba makan disini ya. Sekali-sekali kan gak papa, biar pernah aja berasa liburan…. πŸ˜›

 

Posted in Cuisine | Tagged , , , | Leave a comment

What to do at Lembongan & Ceningan ( Chapter 2 )

Mushroom Beach
Musroom beach ini sudah kayak Legian aja…banyak banget turis bule disini. Bar dan kafe juga bertebaran dipinggir jalan. Disini ada ATM BRI, bisa narik kalau pas kehabisan cash. ATM BRI yang lain letaknya di Jungut Batu. Saya disarankan untuk banyak-banyak bawa uang tunai karena hanya ada 2 ATM di Lembongan. Tapi jangan khawatir, kebanyakan di restaurant atau Cafe besar mereka sudah menyediakan mesin EDC untuk Credit Card atau Debit.

Devil’s Tear


Teluk di Nusa Lembongan ini seperti Water Blow di Nusa Dua, biasa dikunjungi buat lihat air muncrat hehehe. Bedanya disini airnya berwarna Tosca kalau di water blow dark blue. Ramainya gak kira-kira, banyak banget turis kesini dan mayoritas dari Cina. Sampai susah kita mau cari spot selvie πŸ˜€ Tamu Cina yang kesini juga gak kira- kira cara berpakaiannya. Masa ya Island hoping pake bajunya grenje-grenje and rumbai-rumbai. Katanya sempat beberapa turis nyemplung di teluk ini karena dress/ syallnya keinjek lalu kehilangan keseimbangan.

Sandy Bay Beach
Disebelah Devil’s tear ada pantai yang cukup landai namanya Sandy Bay. Disini bisa dipakai buat renang. Ada restaurant dan hotel yang langsung menhadap ke pantai ini.

Mangrove Tour


Sebelum sampai di Nusa Lembongan, kami sudah berencana akan melakukan mangrove tour. Bukan karena kami belum pernah ke hutan mangrove, tapi lebih karena kali ini kita bisa tour pakai sampan. Kalau sebelumnya kami pernah tour mangrove jalan kaki, menyusuri jembatan-jembatan kayu ( di tanah kilap by pass Ngurah Rai ) kali ini mau coba yang lain. Pada hari terakhir di Lembongan pagi-pagi kita sudah siap sedia mau ke magrove…eeeehhhh gak tahunya gak bisa lewat, karena di daerah magrove lagi ada Upacara adat, sembahyang di Pura. Tapi saya tidak patah arang, kami ke arah selatan dari hutan bakau yang pertama, karena kemarinnya sempat lihat ada tour magrove di bagian selatan. Sampai disana benar saja..rupanya bisa tour magrove dari tempat yang tidak biasanya. Bapak yang mengantar kami sudah lumayan berumur, jadi saat dia minta Rp. 150.000 buat kami berempat satu sampan, langsung saja kami setuju. Awalnya saya pikir tour ini akan seperti naik sampan di sanur saat kanoan, atau di Palau, atau di hutan Kalimantan sana. Airnya tenang dan banyak cicitan burung …jadi suasananya hening-hening syahdu gitu….  elahhhdalaaahhh…lha kok ini terguncang dan berayun ayun ya hahahha…Seru sih sebenarnya, apalagi saat kami berada dibibir selat antara nusa lembongan dan nusa penida ombaknya lumayan besar. Tapi jadinya saya mabokkkk!!! Pusing, naik turun gitu….pas dihantam ombak juga hiiiiiii….serasa nelayan tradisional saya πŸ˜›

Gala – Gala

Ini disebut goa buatan, lebih tepatnya rumah dalam tanah. Walaupun hanya goa buatan, tapi sempatin kesini ya kalau sudah sampai lembongan. Karena ini unik, dibuat oleh Bapak Made Byasa saat usianya 75 tahun dan selesai saat usianya 90 tahun. Ada 7 jalan masuk dan keluar di goa ini silahkan pilih yang mana, saya sih pilih jalan masuk yang paling landai dan jalan keluar yang paling gampang πŸ˜› Hampir saja anak saya Justin yang berusia 8 tahun gak jadi ikutan turun. Dia jiper juga lihat tempatnya gelap dan harus turun dengan terjal. Setelah dibantu akhirnya dia berhasil, bahkan senang berlama-lama di dalam goa. I am very proud of him ❀ karena banyak juga yang tidak berani turun di goa ini, hanya menunggu teman atau ayahnya dari atas. Untuk history kenapa dibuatnya rumah dalam tanah ini, silahkan baca di image yang saya attach dibawah ini.

Berakhirlah liburan 2 hari kami di Lembongan dan Ceningan, untuk info tempat makan yang enak akan saya tulis di minggu depan.

 

Posted in Bali, Beach | Tagged , , , , , | Leave a comment